IKLAN HAJI
Di pinggir jalan sana
berderet iklan-iklan dagang
berlomba mencari nama
tuk dikenal dan laris dibeli
Lebih hebat lagi dimusim haji
Di sana kulihat
iklan dagang terasi
satu tiang dengan iklan haji
Sananya lagi
terpampang besar
iklan rokok bersaing dengan tulisan
"Mohon do'a haji mabrur"
Di sebelahnya juga
ada tulisan arab
"Abdul bin Abdullah minta do'a haji mabrur"
Ziarahan segera dibuka
diawali dengan mengundang 1000 orang
surat undangan terbuat dari kertas mahal harum mewangi
tulisan dari tinta emas
berbunyi "Mohon do'a haji mabrur"
Tempat duduk sang calon haji mabrur
berhiaskan permadani
di pintu gerbang terhias indah
tempat amplop sumbangan
para tamu undangan
Yang diundang
kebanyakan dari mereka orang-orang hebat
berduit dan berpangkat
kerabat dan sahabat yang jadi pejabat
Tapi kadang...
yang miskin dan melarat tidak dilihat
yang gembel di perempatan jalan terlupakan
yatim piatu yang jelas do'anya dikabulkan
juga tidak diperlukan
Padahal...
Iklan-iklan besar mereka
Mohon do'a haji mabrur
(Mujtahidin. 2006.Kumpulan Puisi Ungkapan Hati Nurani, Mataram)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar